Posted by: konserdanautoba | May 24, 2010

PUBLIKASI KONSER DANAU TOBA DI HARIAN TRIBUN BATAM

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tanjungpinang Abdul Kadir Ibrahim menerima cindera mata berupa kerajinan rumah adat Batak dari Ketua Panitia Pelaksana Konser Danau Toba yang juga Direktur Anugerah Tour & Travel Lenni Purba saat mengadakan audiensi di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tanjungpinang hari Senin 17 Mei 2010.

30 Artis Memeriahkan Konser Danau Toba

Diselengarakan di Tanjungpinang dan Batam

Tanjungpinang, Tribun- Sedikitnya, sekitar 30 artis Medan, Sumatera Utara, yang dipimpin oleh Hardoni Sitohang dan sastrawan Idris Pasaribu dipastikan akan mengisi Konser Danau Toba yang akan digelar awal Juli ini di Tanjungpinang dan Batam. Konser Danau Toba sendiri adalah pagelaran musik seni tradisional yanga ada di sekitar kawasan Danau Toba yang meliputi tujuh kabupaten, yaitu Samosir, Simalungun, Tanah Karo, Dairi, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, dan Toba Samosir.

Persiapan akhir menjelang konser akbar yang baru pertama kali akan digelar di Tanjungpinang ini diungkapkan oleh panitia acara saat bertemu dengan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Pemko Tanjungpinang Abdul Kadir Ibrahim, Senin (17/5) lalu. Dalam perbincangan itu, pihak Anugerah Tour and Travel selaku penyelenggara acara memaparkan tentang sejumlah hal, termasuk teknis pertunjukkan.

“Maksud diadakannya event ini adalah untuk turut serta mendukung promosi pariwisata Kepulauan Riau termasuk kota Batam, Tanjungpinang, dan kawasan Danau Toba. Selain itu juga memberikan hiburan yang positif kepada masyarakat Batak yang jumlahnya cukup besar” kata Lenni Purba, pimpinan Anugerah Tour and Travel yang sekaligus Ketua Panitia acara.

Sementara Kepala Disparbud Tanjungpinang Abdul Kadir Ibrahim atau akrab disapa Akib memberikan respon positif terhadap kegiatan ini. Akib bahkan menawarkan agar pelaksanaan konser ini dimasukkan menjadi bagian program pagelaran kebudayaan nusantara di Tanjungpinang yang sudah dicanangkan oleh Pemko Tanjungpinangyang sudah dicanangkan oleh Pemko Tanjungpinang. Untuk itu dia menyarankan agar waktu penyelenggaraannya di Tanjungpinang diganti menjadi 02 Juli 2010 dan tempatnya dipindah ke Lapangan Pamedan.

Atas saran Akib, Lenni Purba berjanji akan mempertimbangkannya dengan membahasnya bersama Panitia. Panitia sendiri awalnya sudah merencanakan untuk melakukan pementasan di Gedung Kaca Puri, Tanjungpinang.

Sebelum bertemu Akib, pihak panitia sendiri juga sudah melakukan pertemuan dengan Wakil Wali Kota Batam Ria Saptarika pada hari Rabu (12/5) dan Kepala Dinas Pariwisata Robert Iwan Loreaux pada pertengahan April silam.

Terkait dengan teknis pertunjukan sendiri, konser ini nantinya menampilkan musik, lagu, tari dan puisi yang menggambarkan keindahan Danau Toba, kesenian Batak Toba, Karo, Simalungun dan Dairi serta Tanah Batak.

“Ini merupakan pertunjukan hiburan dan pelestarian kesenian tradisional dengan cara yang tidak tradisional.

Dikutip dari Harian Tribun Batam edisi Rabu 19 Mei 2010.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: